Contoh Paragraf Deskripsi

Bagaimana Pelangi Terjadi?

Waktu aku masih kecil, aku sering mendengar bahwa jika ada pelangi muncul itu tandanya ada bidadari sedang mandi. Sebagai anak kecil saat itu aku percaya saja, tetapi seiring berjalannya waktu aku sedikit tidak percaya, bagaimana bisa bidadari mandi di atas langit? tapi  hal itu langsung kutepis “mungkin saja bidadari punya tangga yang sangat tinggi untuk naik ke atas sana”, pikirku ketika itu (maklum pikiran aneh anak kecil). Kemudian, barulah aku tahu ketika guru IPA kelas 2 SD ku menjelaskan apa itu pelangi sebenarnya, bagaimana pelangi bisa terjadi dan bisa kita lihat. Guruku itu bilang kalau pelangi itu terjadi setelah hujan karena adanya pemantulan dan pembiasan cahaya. Pelangi itu terdiri dari tujuh warna, yaitu: Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu atau bisa disingkat “MEJIKUHIBINIU”.

Waktu itu kira-kira aku  duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), baru aku tahu jelas bagaimana pelangi itu terjadi. Jadi begini prosesnya, pelangi atau bianglala (Rain Bow; Bahasa Inggris) adalah busur berwarna yang biasanya terlihat apabila sinar matahari menyinari hujan atau dekat air terjun karena adanya pantulan dan pembiasan cahaya pada titik-titik air.

Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air.

Busur pelangi biasanya terdiri dari 2 lapis, busur primer dan busur sekunder. Busur pelangi sekunder atau busur luar terbentuk karena sebagian dari cahaya yang menyinari titik-titik air dua kali dipantulkan.Warna-warna busur pelangi sekunder susunannya kebalikan dari warna pelangi primer dan terlihat kurang jelas.
Pada busur pelangi primer warna merah berada pada pinggir luar busur, warna ungu di tengah.

Seperti inilah gambaran dan proses bagaimana pelangi itu bisa ada, cukup bisa untuk mendeskripsikannya kan? Walaupun ada sedikit bahasa-bahasa yang agak sulit tapi tidak apa-apalah karena aku sedikit menguntip dari beberapa artikel. Semoga hal ini bisa membantu kalian yang membutuhkannya, intinya bukan bidadari kok yang menyebabkan adanya pelangi cukuplah hal itu menjadi mitos di masa kecil saja OK.

About these ads

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 160 other followers

%d bloggers like this: